Electrical Hazard
Electrical Hazard bisa diartikan sebagai
- Kondisi berbahaya dimana seorang pekerja dapat melakukan kontak dengan peralatan atau konduktor yang dialiri listrik, yang memungkinkan pekerja tersebut celaka/ cidera karena sengatan listrik, atau;
- Kondisi yang daptat menyebabkan pekerja terkena luka dan cidera karena percikan bunga api, bakar, panas, atau, ledakan.

Cedera akibat melakukan kontak dengan listrik bisa dibilang relatif kecil. Walau demikian, bekerja di kondisi electrical hazard sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal. Setiap pekerjaan di dekat peralatan energi dapat dilakukan jika ada langkah-langkah untuk memberikan perlindungan dari sengatan listrik dan terbakar. Dengan langkah-langkah keamanan yang memadai, setiap cedera listrik dan kematian dapat dicegah.
Secara garis besar, luka atau cidera yang disebabkan oleh listrik dapat dibagi menjadi 2, yaitu:
- Sengatan Listrik (Electric Shock): arus listrik yang mengalir melalui tubuh.
- Percikan Bunga Api (Arc Flash): pelepasan listrik yang disebabkan oleh busur listrik (electric arc).
Pengamanan (Proteksi)
Pekerja yang dihadapkan dengan situasi rawan electrical hazards harus menggunakan peralatan-peralatan tertentu sebagai proteksi dan perlindungan.
Kebutuhan pengamanan electrical hazard dapat dibagi menjadi berikut:
- Alat proteksi

- Pakaian
- Proteksi kepala
- Proteksi kaki
- Proteksi mata
- Proteksi pendengaran
- Proteksi sengatan listrik
- Proteksi percikan bunga api
Pencegahan
Kebanyakan kecelakaan listrik hasil dari salah satu dari tiga faktor berikut:
- Instalasi peralatan yang tidak benar
- Lingkungan kerja yang tidak aman
- Praktik kerja yang tidak aman
Beberapa cara untuk mencegah kecelakaan adalah melalui cara-cara seperti berikut:
- Isolator
- Mengisolasi setiap peralatan listrik yang digunakan akan membantu pencegahan terhadap bahaya electrical hazard.
- Isolator seperti kaca, mika, karet, atau plastik yang digunakan untuk melapisi logam dan konduktor lain membantu menghentikan atau mengurangi aliran arus listrik.
- Grounding
- Grounding sistem listrik berarti sengaja menciptakan jalur resistansi rendah yang terhubung ke bumi.
- Grounding dilakukan untuk mencegah penumpukan tegangan yang dapat menyebabkan kecelakaan listrik.
- Alat Pelindung Listrik
- Sirkuit proteksi alat listrik dapat membatasi atau menghentikan aliran secara otomatis jika terjadi kesalahan grounding, overload, atau hubung singkat dalam sistem kabel.
- Perangkat proteksi yang cukup dikenal adalah sekering, circuit breaker, ground-fault circuit interrupters, dan arc-fault circuit interrupters.
- Praktik Kerja Aman
- Kecelakaan listrik dapat dicegah melalui praktik kerja yang aman. Contoh praktek-praktek ini meliputi:
- Menghentikan/memutuskan peralatan listrik sebelum inspeksi atau perbaikan.
- Menjaga alat listrik tetap terjaga dengan baik.Meningkatkan kewaspadaan saat bekerja di dekat alat-alat daya.
- Menggunakan peralatan pelindung yang sesuai standar.
- Selain dalam praktik kerja, pelatihan kepada pekerja juga perlu untuk mencegah kesalahan dalam menggunakan peralatan listrik.
Keamanan pada lingkungan kerja adalah penting karena setiap orang berhak untuk bekerja di lingkungan yang aman. Keselamatan dan kesehatan kerja akan menambah nilai pada tempat kerja dan diharapkan dapat mendorong inovasi, kreativitas, kinerja dan produktivitas yang lebih tinggi di lingkungan kerja.
PS: postingan ini saya ambil dari tugas presentasi kuliah saya. Jadi maaf kalau misalnya ada yang salah di tulisan ini. Sumber artikelnya saya sudah lupa semua hehe. Semoga bisa berguna, sekian dan terima kasih:)
Sumber:
- http://www.google.co.id
- http://cdn.printablesigns.net/samples/Warning_Keep_Out_2.png
- http://www.stsosha.com/images/electrical-safety-nfpa-70e-arc-flash.jpg
- http://www.arcflashtrainings.com/wp-content/uploads/2010/08/main.jpg
- http://www.iaei.org/magazine/wp-content/uploads/2009/05/07cweigel_ph1_283609701.jpg
