Mereka Bilang “Less Is More”
Pernahkah anda mendengar istilah Less is More? Sudah pasti pernah dong ya. Istilah Less is more digunakan sebagai gagasan bahwa kesederhanaan dan kemurnian akan menghasilkan sebuah desain yang baik.

Tahu kah anda darimana asal kata Less Is More tersebut?
![]()
Istilah Less Is More muncul pertama kali pada puisi karya sastrawan asal Inggris yang bernama Robert Browning di tahun 1855. Puisi tersebut berjudul “Andrea del Sarto”.
Puisi tersebut merupakan jenis monolog dramatis yang akhirnya membuat Robert Browning menjadi terkenal. Pada puisi tersebut ada berbunyi:
Who strive - you don’t know how the others strive
To paint a little thing like that you smeared
Carelessly passing with your robes afloat,-
Yet do much less, so much less, Someone says,
(I know his name, no matter) - so much less!
Well, less is more, Lucrezia.
Istilah tersebut kemudian dipopulerkan oleh seorang arsitek yang bernama, Ludwig Mies van der Rohe, salah seorang pelopor arsitektur modern dan gaya minimalis.
Ludwig Mies van der Rohe mengadaptasi kata Less Is More sebagai moto untuk menggambarkan teknik estetikanya dalam menyusun berbagai komponen penting agar memunculkan kesan yang sangat sederhana dalam sebuah bangunan.
“I don’t understand when people said less is more.
No! More is more! Less is less!” - Anonymous :)
sumber:
- Buku Pintar Fotografi dengan Kamera DSLR untuk Pemula, karya Paulus Nugrahajati & Eddie Targo
- phrases.org.uk/meanings/226400.html
- en.wikipedia.org/wiki/Minimalism
- en.wikipedia.org/wiki/Robert_Browning
- en.wikipedia.org/wiki/Ludwig_Mies_van_der_Rohe
- grapheine.com/blog/wp-content/uploads/2008/04/less_is_more.jpg
